Postingan

Tebus Dosa Berujung Kisah #1

Gambar
Berjumpa kembali dengan background cerita yang sama namun judul dan alur yang berbeda. Seperti yang udah gue janjikan di tulisan sebelumnya, kali ini gue akan berbagi cerita tentang pengalaman gue selama jadi panitia. Mengindari cerita yang berulang, kali ini gue gak akan bahas detail selama 8 hari dilapangan (saat gue jadi panitia, proses pendidikan berlangsung 8 hari. Di cut 2 hari karena beberapa pertimbangan).Berawal dari ke-gabutan gue selama 4 bulan yang memunculkan rasa rindu untuk berkegiatan di lapangan, singkat cerita akhirnya gue mendekat kembali ke organisasi pecinta alam lagi (sebelumnya sempet vacum beberapa minggu). Nah pas banget perekrutan anggota, coba-cobalah gue nimbrung ikut kegiatannya. Gue dari dulu emang suka kalau disuruh main ke sekret orang, ya walaupun ujung-ujungnya gue yang paling rewel minta pulang (maapkan ya teman-teman). Jadilah gue tim logistik alat, yang nyebarin surat sana sini buat dapetin pinjeman alat. Kemudian berhubung gue punya…

Pendakian Sulung #3

Gambar
Besoknya kami pindah camp ke camp 2. Dihari kedua ini kami akan mengaplikasikan materi yang sudah diterima dikelas yaitu resection. Gue lupa kami menembak puncak apa, tapi sih seinget gue waktu itu cuaca mendung jadi sulit keliatan puncak yang akan ditembak. Kami bener-bener mempraktekan apa itu orientasi medan tertutup, seharusnya ada orientasi medan terbuka tetapi cuaca saat itu sedang tidak mendukung. Setelah dirasa cukup untuk praktek ormed tertutup, kami kembali ke camp untuk istirahat. Tapi kata “istirahat” adalah khayalan bagi gue, karena kegiatan dilanjutkan yaitu mencari survivor.
SAR (Search And Rescue) salah satu materi wajib yang harus kami jalani selama pendidikan. Kami mempraktekan materi ini selama 3 hari, dengan penuh lika liku. Hari pertama nge-SAR, kami mengikuti “trekking mood” yaitu pencarian dengan mengikuti jalan yang diduga pernah dilewati survivor (informasi jalan didapatkan dari teman seperjalanan si survivor ini). Karena hari mulai gelap akhirnya kami memutusk…

Pendakian Sulung #2

Gambar

Pendakian Sulung #1

Gambar
Adakah dari kalian yang suka sama foto-foto pemandangan alam semesta ini? Adakah dari kalian yang bermimpi atau berniat menjejakan kaki ke tempat tersebut? Adakah dari kalian yang menyesal saat mencoba untuk mencapai tempat indah itu? Atau malah kalian ketagihan dan melanjutkan menjelajah ke tempat yang lain?
Gue pun akan turut menjawab. Pertama yaps gue selalu kagum dan terkesima saat melihat foto-foto pemandangan alam yang keren terutama Indonesia yang banyak mempunyai gunung. Bagi gue wisata alam yang ada di Indonesia gak kalah keren dengan negara-negara lain. Kedua gue selalu berkhayal bagaimana suasana yang ada dalam foto tersebut, pasti keren parssss, pasti sejuk, pasti indah, pasti tentram dan pasti-pasti yang lainnya. Ketiga, gue pernah mencoba buat mewujudkan khayalan gue untuk menjejaki kaki di tempat tersebut. But, what happen aya naon? Gue malah dibikin trauma buat mencoba, untungnya itu hanya bertahan beberapa bulan hehehe. Sisanya gue bisa merajut mimpi lagi ketempat-temp…

#2 Peta Menuju Gerbang

Gambar
Waktu berbaik hati mempertemukan kita. Kisah inilah yang ingin kuceritakan, kisah pertama nan kompleks yang pernah terjadi. Ku sisipkan beberapa potong kalimat dari penaku waktu itu. Dengarlah aku bercerita.
28 januari 2015
“Tapi entah mengapa aku tetap menaruh kepercayaan besar ini padamu. Waktu terus berjalan, setiap detikan waktu membantuku untuk menjawab semuanya”
     Rasa kecewa itu kerap kali muncul di dalam benak. Rindu? Tidak, tidak ada rindu didalamnya. Hanya lantunan kata kecewa yang selalu terdengar. Risih sekal memang berada di posisi seperti ini, namun aku takjub dengan kegigihanmu menemaniku melewati masa-masa sulit ini. Sempat aku bertanya-tanya untuk apa pula kamu rela melakukan semuanya?
8 februari 2015 “Hari ini hariku kurang semangat. Pagi-pagi udah di chat sama kakak kesayangan kirain disemangatin untuk hari ini eh malah dibuat down”
     Semenjak aku dikecawakan olehnya dan memilih pergi, kamu hadir seperti pagi ini. Hari itu aku sungguh tak mengerti mengapa kamu …

Senja Dikala Itu

Gambar
Siapa yang dapat menebak bahwa sesuatu akan berahir dengan cepat ataupun lambat? Siapa yang dapat menebak bahwa seuatu akan menjadi awal ataupun akhir?
          Seperti senja yang menjadi penanda datangnya malam, seperti awan gelap yang menjadi penanda hujan, ataupun seperti hari-hari itu penanda kamu akan pergi. Seperti layaknya manusia dibumi, akan merasakan sedih yang mendalam dihari-hari pertama kehilangan seseorang yang amat disayang. Lantas jika kamu bertanya masihkah aku sedih? aku akan menjawab tidak dengan melukiskan senyuman di wajah. Kemudian bila kamu bertanya apakah aku masih mengharapkanmu? Maka aku akan menjawab ‘entahlah’. Dan lagi jika kamu bertanya apakah aku masih menyayangimu? Dengan tegas aku menjawab ‘ya’.
          Pertemuan memang akan berakhir menjadi perpisahan, ini adalah siklus wajar. Benar kata orang bahwa kamu tidak boleh lari atas kenyataan yang terjadi. Aku salah, ku akui diri ini telah salah dalam mengambil langkah. Padahal aku sendiri yang mengajarkan …

#1 Bulan terakhir untuk awal

Bulan penutup tahun, tak selamanya menjadi akhir. Akulah yang membuktikannya bahwa inilah awal perjalanan kali ini. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tetesan air dari langit menjadi rutinitas setiap hari.  “nanti malam jadi kan kita akan berpesta dirumah lo?” ucap salah salah satu teman organisasiku. “jadi dong, kabari saja bila mau menuju kerumah nanti malam” balasku. “siappppp” ucapnya sambil menunjukan ibu jari kanannya kepadaku. 
Malam yang hangat dipenghujung tahun, terlewati dengan beribu canda tawa dalam satu malam. Tepat pukul 00.00 langit menggema, bukan, ini bukan langit yang bersuara, bukan pula langit sedang berteriak untuk mengeluarkan sedihnya, bukan, bukan itu. Para penduduk bumilah yang telah menggemakan langit, mereka sedang berlomba-lomba menghias langit. Namun sayang, hanya beberapa menit semua keindahan itu bertahan.
Selang satu jam setelah acara meriah dilangit, mereka kembali pulang. Pesta pun berakhir dengan ditutupnya tahun lalu dan dibukanya t…